Oleh: rahmatalex | Maret 23, 2009

puisi

I.bimbang
by.rahmat alex
Aku bertanya dalam kebingungan
dalam diam yang terelakkan
“bagaiman bisa aku kan menjadi baik
sedang sekitarku tak berbuat baik”

bersandar pada indahnya kata-kata-MU
“orang beriman akan masuk surga”
begitu kau bilang dalam firmanmu yang suci
aku sejenak berdiri berdegap hati
menatap sekelilingku

“ah biarpun mereka lupa tapi tuhan ada bersama kita”

II
by .rahmat alex
walau kebaikanku tak kau aspirasi dengan hati
tak kau camkan dengan logikamu
aku kan tetap teguh menyirapkannya padamu….

karna aku tahu tuhanku kan setia membalasnya

walau bukan dengan harta yang tercurah
walau bukan dengan wanita yang terindah
walau bukan dengan pangkat dan predikat

tapi dengan surga kencana yang kau tancapkan di jidat-ku

ya illahi robbi

jujur aku berdoa penuh dengan rasa iri
iri kepada orang-orang yang telah kau rahmati sebelumnya
orang yang kau naungi dengan surga termulia
akankah aku dapat seperti mereka

walaupun bukan mulia didunia
aku rela….
asal di akhir hayatku
kau muliakan aku di yaumul mashyar-MU.

Oleh: rahmatalex | Maret 20, 2009

Perkakas ‹ HIKAYAT HATI — WordPress

Oleh: rahmatalex | Maret 11, 2009

bagaimana mungkin

Seorang anak berdiri terpaku
Matanya basah menatap sekelilingnya
Tangan nya memegang kayu tertancap tutup minumanmu
Ia dipaksa mencari nafkah sendiri oleh kehidupan
Sedang kepal tangannya tak cukup kuat menahan beban
Ibu tua,sumarsinah namanya
Mengais sampah malam hari di jalanan
Sedang kau tidur dengn berbagai alasan
Ia di paksa mencari nafkah sendirian
Sedang katamu wanita tak boleh keluar sendirian malam malam
Bapak tua renta,juru parkir kerjanya
Tiap motor yang datang langkahnya gontai di paksa
Mengarahkan mereka sedang matanya tak cukup jelas
Mengeja benda benda
Dan tak pernah kah kau perhatikan
Sebuah keluarga di sebelah rumahmu
Menjemur nasi basi untuk di makan lagi
Nasi aking namanya,sedang kau tak pernah tau bagaimana rasanya?!!!
Bagai mana mungkin aku bisa bergembira
Sedang ia menderita
Dan kau pun jua tak merasa ibakah????
Lalu ketika aku bersedih meneteskan air mata
Kau dengan entengnya berkata
“ah sudahlah buat apa kau berduka!tuhan masih ada bersama mereka”
Tuhan yang mana?????
Katanya ia maha kuasa,tapi tak bisakah ia membuat bumi ini diam dari tangisnya
Walaupun bukan tertawa.
Tuhan kumohon mainkanlah sandiwara kehidupan yang lebih berbahagia
tunjukkanlah kekuasaanmu yang tak terhingga

Oleh: rahmatalex | Maret 11, 2009

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.